Cerita Fiksi dan Konspirasi Bisa Benar, Tapi Bisa Salah

Cerita Fiksi dan Konspirasi Bisa Benar, Tapi Bisa Salah
logo illuminati

OPINI - Digigit laba-laba, berubah menjadi Spiderman, digigit kelelawar, berubah menjadi Batman, digigit semut, berubah menjadi Antman, digigit kucing, berubah menjadi Catwoman, dan seterusnya. 

Manusia bisa berubah semudah itu, terlebih berubahnya menjadi superhero, tapi ini hanya fiksi, bukan realita. Fiksi itu dibuat, dan diawali buku komik, kemudian merambah televisi hingga layar lebar.

Faktanya, manusia digigit anjing, bukannya berubah menjadi Dogman, malah ada kemungkinan terkena rabies, dan manusia digigit ular, bukannya berubah menjadi Snakeman, justru ada kemungkinan akan mati, kalau ularnya mengandung bisa beracun.

Gambaran umum, fiksi tidak mungkin fakta, atau sebaliknya, tapi itu tidak semuanya, ada juga yang awalnya fiksi menjadi fakta, bahkan ada yang menembus waktu. 

Disebut menembus waktu, cerita fiksi lebih dahulu muncul, dan sekian tahun kemudian, faktanya muncul, gambarannya ada yang sama persis, tapi ada yang mirip.

Film kartun The Simpson, entah dibuat sengaja atau tidak sengaja, fiksinya ada, faktanya juga ada, yang mengejutkan, fiksi ini dibuat jauh sebelum fakta itu muncul. 

Episode "Homer and Apu", dibuat tahun 1994, diceritakan media televisi berencana membuat program investigasi, dan untuk kesuksesan program ini, Homer Simpson dimintai bantuan. Menggunakan topi yang dilengkapi kamera berukuran kecil, Homer melakukan investigasi Apu si pemilik Kwik eMart. Sekian tahun kemudian, sesudah film tersebut dirilis, kamera GoPro mulai diperkenalkan, dan gambarannya sama persis dalam film.

Dalam episode "Lisa's Wedding", dibuat tahun 1995, Lisa Simpson menghubungi Marge via komputer, dan pada masa itu, komputer tidak lazim digunakan berkomunikasi, umumnya via telepon. Sekian tahun kemudian, gambaran film itu persis dengan video call, entah via hangout, facetime, maupun skype.

Khusus yang satu ini, agak berbau konspirasi, banyak yang mempercayai, orang dibalik film The Simpsons berkorelasi dengan peristiwa yang bakal terjadi.

Virus Ebola, jauh sebelum virus mematikan ini muncul, episode "Curious George and the Ebola Virus" dirilis, sekaligus disaksikan 'kartunmania' pada masa itu. Film tersebut menceritakan adanya virus aneh yang menyebar, dan sekian tahun kemudian, gambaran virus ebola sama persis dengan film.

Yang jadi tanda tanya besar, kenapa nama virus bisa diketahui jauh sebelum virus itu dinamakan 'Ebola'. Padahal, The Simpson notabene hanya film kartun, mayoritas disaksikan anak-anak, kenapa bisa membidik nama virus yang belum muncul dengan tepat.

Berbicara konspirasi, mungkin yang satu ini bisa dikatakan agak tabu, tapi bukan berarti tidak layak diperhatikan atau dicermati. Cerita konspirasi memang tidak sepenuhnya benar, ada yang benar sebagian, ada yang tidak benar semuanya.

Cerita konspirasi, ada yang muncul saat peristiwa berlangsung, tetapi ada yang jauh sebelum terjadi, dalam artian konspirasi yang menembus lorong waktu. Khusus konspirasi yang muncul sebelum peristiwa, percaya atau tidak, kenyataannya memang ada, dan benar-benar terjadi.

Teori konspirasi adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan penyebab dari satu maupun serangkaian peristiwa. Kata 'konspirasi' berasal dari peristiwa terbunuhnya Yulius Kaisar, hasil konspirator Senator Romawi, yang dipimpin Gaius Cassius Longinus dan Marcus Junius Brutus di tahun 44 SM.

Di tahun 1980an, teori konspirasi tumbangnya Uni Sovyet di masa depan, beredar luas di daratan benua Amerika, bahkan teori tersebut tertuju tahun 1990an bakal terjadi.

Pengaruh militer Uni Sovyet melalui Pakta Warsawa, yang dirancang Nikita Khrushchev di tahun 1955, dianggap mengganggu kekuatan NATO, bukan cuma perang ideologi, tetapi juga perebutan SDA (sumber daya alam), sekaligus pengaruh di negara yang dianggap berkompeten di sektor ekonomi.

Teori konspirasi tersebut, akhirnya benar-benar terjadi, tepat 7 Februari 1990, Uni Sovyet mulai goyang, negara-negara di bawah otoritasnya melancarkan 'perang undang-undang' dengan Moskow. 

Mata uang rubel jeblok, kondisi pertumbuhan ekonomi anjlok, dan pendapatan negara terjun bebas, ditambah percobaan kudeta yang gagal di tahun 1991, membuat Mikhail Gorbachev tak memiliki pamor lagi mengendalikan Uni Sovyet.

Disusul penandatanganan Piagam Belavezha yang menandakan bubarnya persemakmuran ala CIS pada 8 Desember 1991, dan penyerahan kekuasaan dari Gorbachev kepada Boris Yeltsin pada 25 Desember 1991. Selang sehari kemudian, Majelis Agung membubarkan dirinya pada 26 Desember 1991, sekaligus menandakan bubarnya Uni Soviet. 

Sejarah tersebut, nyaris sama dengan teori konspirasi yang berkembang di awal tahun 1980an, dan yang mengejutkan, bubarnya Uni Sovyet, persis sehari setelah Hari Natal, sebagaimana teori yang muncul sekian tahun sebelumnya.

Teori konspirasi yang satu ini, tidak terjadi sebelum peristiwa, tetapi beberapa tahun kemudian, dalam artian peristiwanya sudah terjadi, setelah itu muncul teorinya. 

Munculnya teori konspirasi pembunuhan dua Presiden AS, Abraham Lincoln dan Jhon F. Kennedy, setelah munculnya Congressional Committee Newsletter, dan Martin Gardner memasukkannya dalam artikel Scientific American, dikemudian waktu, dicetak ulang dalam bentuk buku berjudul "The Magic Numbers of Dr. Matrix".

Kesamaan Lincoln dan Kennedy, Lincoln terpilih ke Kongres pada tahun 1846, dan Kennedy terpilih ke Kongres pada tahun 1946. Lincoln terpilih sebagai Presiden pada tahun 1860, sedangkan Kennedy terpilih sebagai Presiden pada tahun 1960. 

Sekretaris Lincoln bernama Kennedy, dan Sekretaris Kennedy bernama Lincoln. Kedua Presiden digantikan oleh orang dari selatan yang bernama Johnson, Andrew Johnson menggantikan Lincoln, lahir pada tahun 1808, sedangkan Lyndon Johnson, yang menggantikan Kennedy, lahir pada tahun 1908.

Satu minggu sebelum Lincoln tertembak, ia berada di Monroe, Maryland, dan satu minggu sebelum Kennedy tertembak, ia bersama Marilyn Monroe. Lincoln tertembak di teater bernama Ford, dan Kennedy tertembak di dalam mobil bermerk 'Lincoln' yang dibuat Ford. 

Kedua Presiden tersebut adalah pejuang hak-hak sipil, tertembak di hari Jumat, tertembak di kepala, terbunuh oleh orang yang berasal dari selatan. 

John Wilkes Booth, yang membunuh Lincoln, lahir pada tahun 1838, sedangkan Lee Harvey Oswald, yang membunuh Kenedy, lahir pada tahun 1938. Booth dan Oswald terbunuh sebelum masuk pengadilan.

Masih banyak yang sebelumnya hanya cerita fiksi lalu menjadi kenyataan, atau teori konspirasi yang beredar menjadi benar-benar terjadi. Tetapi, banyak cerita fiksi maupun teori konspirasi yang beredar tak menjadi kenyataan. Baik cerita fiksi maupun teori konspirasi, bisa dipercaya, bisa tidak, tergantung asumsi dan persepsi dari pandangan kita. (dodik)