Gadapaksi Indonesia Mengajak Rekonsiliasi Semua Elemen Bangsa

Gadapaksi Indonesia Mengajak Rekonsiliasi Semua Elemen Bangsa
Soni Sumarsono Suryonegoro Ketum Gadapaksi Indonesia

OPINI - Melihat kondisi bangsa ini, Gadapaksi Indonesia secara resmi mengambil sikap untuk melakukan rekonsiliasi semua elemen bangsa ini.

Beberapa hari terakhir kalau kita mengamati dan memperhatikan setiap menit kejadian demi kejadian yang terjadi di negara kita yang kita cintai ini. 

Bahwa  perlu adanya rekonsiliasi semua elemen bangsa. Baik sesama mantan dan pemimpin bangsa ini, Jendral yang sudah purna maupun yang masih aktif untuk duduk bersama dalam satu bingkai kebersamaan NKRI.

Disusul juga warga sipil maupun militer 
TNI maupun Polri duduk bersama   dengan landasan Nasionalisme bangsa Indonesia yang selama ini kita junjung tinggi demi kemakmuran rakyat Indonesia.

Tidak hanya itu, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, buruh, organisasi dan lembaga lain untuk duduk bersama dalam satu tujuan  kebersamaan  demi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang kita cintai.

Landasan kita musyawarah mufakat  demi kejayaan kemakmuran dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, dari dasar tersebut akan tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tidak ada persoalan yang tidak bisa  diselesaikan, bisa dilakukan dengan cara duduk bersama dan mencari jalan keluar yang terbaik demi bangsa ini. Hilangkanlah ego, kepentingan sesaat dan ambisi apapun. 

Jangan sampai tindakan yang kita perbuat berdampak memalukan bagi bangsa yang besar. Kita harus malu kepada para pendiri bangsa, pada anak-anak kita dan malu pada anak cucu kita kelak.

Kita harus bisa dan mampu mewujudkan dan menunjukkan kepada bangsa lain bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar.

Solusinya rekonsiliasi  duduk bersama     sebagai putra putri pribumi nusantara punya kewajiban, tanggung jawab bersama mengelola negara dan bangsa ini. Jangan merasa memiliki sendiri dan jangan merasa dianak tirikan, karena kita semua mempunyai hak yang sama.

Soni Sumarsono Suryonegoro Ketum Gadapaksi Indonesia.