Rapat Paripurna Terkait Penyertaan Modal PDAM, Ketua DPRD Trenggalek : PDAM Wajib Berkonstribusi Pada PAD Jika Sudah Capai 80 Persen Sambungan

Rapat Paripurna Terkait Penyertaan Modal PDAM, Ketua DPRD Trenggalek : PDAM Wajib Berkonstribusi Pada PAD Jika Sudah Capai 80 Persen Sambungan
Suasana Rapat Paripurna DPRD Trenggalek

Trenggalek - DRPD Trenggalek menggelar Rapat Paripurna terkait penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penyertaan modal kepada PDAM sebesar Rp 3 Miliar, Rabu (14/10/2020).

Ketua DRPD Trenggalek, Samsul Anam mengatakan, terkait penyertaan modal kepada PDAM sebasar Rp 3 Miliar memang sangat diperlukan untuk kepentingan masyarakat sekaligus mempercepat kontribusinya kepada pemerintah daerah dalam hal ini Penghasilan Asli Daerah (PAD)."Setelah diadakan rapat dengan kementerian, PDAM baru berkewajiban kontribusi terhadap PAD jika sudah mencapai 80 persen penyambungan air bersih dari jumlah akumulasi penduduk Trenggalek, " ucapnya.

Politisi PKB ini menuturkan, hingga saat ini PDAM baru mencapai 11 persen penyambungan air bersih sehingga belum diwajibkan untuk sumbang PAD.

Samsul juga menerangkan, anggaran yang digunakan untuk penyertaan modal pada PDAM merupakan Dana Talangan.Sehingga akan diganti oleh pemerintah pusat setelah dilaporkan oleh pemerintah daerah."Setelah terlapor, dana akan dikembalikan oleh pemerintah pusat, " imbuhnya.

Samsul berharap, dengan adanya penyertaan modal kepada PDAM nantinya bisa dijadikan sarana untuk segera menambah sambungan air bersih yang sangat diperlukan oleh masyarakat Trenggalek supaya bisa hidup sehat.

"Kita harus tetap mensuport apalagi sekarang masih dalam kondisi pandemi wabah Covid - 19, " harapnya (ags).